Rabu, 13 Mei 2015

Bioteknologi Peternakan



Bioteknologi Di Bidang Peternakan


                    


Bioteknologi peternakan – Sebagaimana kita ketahui, bioteknologi dapat diterapkan di semua bidang, baik dalam dunia manusia, dunia tumbuhan, maupun dunia hewan.
Dalam dunia hewan, penerapan bioteknologi biasanya di lakukan dalam bidang peternakan. Hal ini sudah terjadi di banyak tempat dan telah menghasilkan beberapa jenis hewan baru yang dapat diambil manfaatnya.
Berikut ini adalah penerapan bioteknologi di bidang peternakan, yang meliputi teknik inseminasi buatan, teknologi transgenik, dan transplantasi nukleus.
Teknik Inseminasi Buatan
Teknik inseminasi buatan merupakan proses memasukkan sel spermatozoa ke dalam tubuh induk betina yang dilakukan dengan bantuan alat suntik. Oleh karena itu, inseminasi buatan ini sering juga disebut dengan kawin suntik. inseminasi buatan biasa dilakukan pada hewan ternak, seperti sapi. Inseminasi buatan sangat praktis karena saat penyuntikan disesuaikan dengan waktu pemasakan sel telur pada hewan betina.
Teknologi Transgenik
Teknologi transgenik pada hewan dilakukan dengan cara mengisolasi gen unggul, memanipulasinya, kemudian memindahkan gen tersebut dari satu organisme ke organisme lainnya sehingga diperoleh ternak unggul yang diinginkan. Misalnya, sapi transgenik yang diatur secara genetik agar menghasilkan laktoferin dalam air susunya. Laktoferin adalah protein yang secara normal ditemukan pada air susu ibu (ASI). Hewan transgenik lainnya yang telah berhasil dibuat adalah monyet, tikus, babi, dan ikan salmon.
Transplantasi Nukleus
Teknologi reproduksi ini dilakukan dengan memindahkan nukleus dari sebuah sel telur yang tidak dibuahi dan diganti dengan nukleus yang ditransplantasikan ke dalam setiap sel yang menghasilkan embrio termasuk germ-plasm, yaitu sel-sel yang menumbuhkan sel telur dan sel sperma. Gen-gen yang ditransplantasikan ini akan diteruskan pada generasi berikutnya.
Transplantasi nukleus disebut juga kloning. kloning adalah upaya untuk memproduksi sejumlah individu yang secara genetik identik atau suara cara untuk mendapatkan individu yang sama persis dengan induknya tanpa melalui proses pembuahan. Melalui kloning hewan, beberapa organ manusia untuk keperluan transplantasi berhasil dibentuk. Pembentukan organ ini dilakukan dengan cara menempatkan gen manusia pada setiap sel hewan.


Semoga bermanfaat.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar